Singosari, Kabupaten Malang - Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Malang menggelar Diklat Teknis Substantif Kepala Madrasah Tahun 2026 pada 18–22 Mei 2026 di MA Al Maarif Singosari, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme kepala madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Malang.
Diklat tersebut terselenggara melalui kerja sama KKMI Kabupaten Malang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, dan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya. Sebanyak 111 peserta yang terdiri dari kepala RA, MI, MTs, dan MA mengikuti kegiatan ini. Untuk menunjang efektivitas pembelajaran, peserta dibagi ke dalam tiga angkatan.
Peran penting dalam pelaksanaan kegiatan ini dipegang oleh Kepala MI Literasi Miftahul Huda sekaligus Ketua Panitia, Abd. Razzaq, M.Pd. Ia menjadi motor penggerak terselenggaranya diklat kepala madrasah tingkat Kabupaten Malang tersebut atas aspirasi dan kebutuhan dari berbagai Kelompok Kerja Madrasah (KKM) di daerah.
Dalam keterangannya, Abd. Razzaq menegaskan bahwa kepala madrasah dituntut memiliki empat kompetensi utama dalam menjalankan kepemimpinan pendidikan.
“Kompetensi kepala madrasah yang harus dimiliki ada empat, yaitu kompetensi sosial, manajerial, supervisi, dan kewirausahaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan empat kompetensi tersebut menjadi alasan utama dilaksanakannya diklat bersama Balai Diklat Keagamaan Surabaya.
“Untuk menguasai empat kompetensi tersebut, dilaksanakan diklat ini dengan bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua KKMI Kabupaten Malang, Ust. Ahmad Syaikhu, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kemandirian dan kesadaran kolektif para kepala madrasah untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan pendidikan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kemandirian kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas kepemimpinan pendidikan madrasah,” ungkapnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dan semangat mandiri yang ditunjukkan KKMI Kabupaten Malang dapat menjadi contoh bagi KKM tingkat menengah lainnya.
“Ini merupakan langkah luar biasa yang patut diapresiasi dan bisa ditiru oleh KKM tingkat menengah lainnya dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. KKMI Kabupaten Malang mantap, pokok-e,” tuturnya.
Sebagai tanda resmi dibukanya kegiatan, Kepala Kemenag Kabupaten Malang menyematkan tanda peserta diklat kepada perwakilan peserta, yakni Siti Qomariyah, S.Pd. dari KRA Al Maarif Singosari, Maarif Hidayatulloh, M.Pd. dari KMI Manarul Huda Wajak, Hj. Ulfah, M.Pd. dari KMTs Sunan Ampel Poncokusumo, serta Abd. Hamid, S.Sy. dari MA Al Aziz Dampit.
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ust. H. Afif dengan harapan seluruh rangkaian diklat berjalan lancar dan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Malang.
🟢 Reporter: Tim Jurnalistik MI Literasi Miftahul Huda
📍 Jl. Sumber Ilmu, Sumbernongko, Sumberputih, Wajak
-----------------------------------------------------------------------------
"MADRASAH MAJU BERMUTU MENDUNIA"
MI LITERASI MIFTAHUL HUDA
JALAN SUMBER ILMU SUMBERNONGKO SUMBERPUTIH
KECAMATAN WAJAK KABUPATEN MALANG 65173
JAWA TIMUR - INDONONESIA
#mifdawajak #madrasahliterasi #literasi #gelem #gerakanliterasimadrasah
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)








.jpeg)



-.jpeg)
-.jpeg)


.jpeg)