mifdawajak, Sumberputih - Pelaksanaan hari kedua Pesantren Ramadhan 1447 H di MI Literasi Miftahul Huda berlangsung khidmat dan penuh semangat pada Sabtu, (28/02/2026), bertempat di halaman madrasah. Kegiatan ini menjadi lanjutan dari rangkaian pembinaan spiritual yang digelar setiap Jum’at dan Sabtu selama bulan suci Ramadhan.
Seperti hari pertama, kegiatan diawali dengan pembiasaan literasi pagi yang telah menjadi budaya madrasah. Seluruh siswa mengikuti sholat dhuha berjamaah, melantunkan Asmaul Husna, serta doa bersama. Suasana pagi yang sejuk semakin menambah kekhusyukan dan kesiapan siswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan.
Kepala madrasah dalam sambutan dan arahannya kembali menegaskan pentingnya kesungguhan dalam mengikuti Pesantren Ramadhan. Beliau mengingatkan bahwa Ramadhan adalah momentum pembentukan karakter, penguatan ibadah, serta peningkatan kedisiplinan siswa dalam menjalankan kewajiban sebagai muslim.
Memasuki sesi utama, kegiatan diisi dengan materi praktik adzan dan iqomah yang dipandu oleh Ust. Imam Syafi’i. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan tata cara adzan dan iqomah yang benar, mulai dari lafadz, makhraj huruf, hingga adab ketika mengumandangkannya. Setelah itu, satu per satu siswa maju ke depan untuk mempraktikkan adzan dan iqomah secara langsung. Kegiatan ini disambut antusias, bahkan beberapa siswa menunjukkan keberanian dan suara lantang yang penuh percaya diri.
Sesi berikutnya, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok pembelajaran.
Kelompok kelas bawah tetap berada di halaman madrasah dengan pemateri Ust. Imam Syafi’i yang menyampaikan materi tentang puasa Ramadhan. Materi disampaikan dengan metode interaktif, meliputi pengertian puasa, niat puasa, waktu pelaksanaan, serta hal-hal yang membatalkan puasa dengan pendekatan sederhana dan mudah dipahami siswa usia dini.
Sementara itu, kelompok kelas atas melaksanakan kegiatan di Masjid Miftahul Huda bersama H. Syarif Hidayatulloh. Dalam sesi ini, materi difokuskan pada fiqih Ramadhan secara lebih mendalam, meliputi rukun puasa, syarat wajib dan syarat sah puasa, sunnah-sunnah puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, hingga hikmah disyariatkannya puasa. Diskusi berjalan aktif dengan berbagai pertanyaan dari siswa terkait praktik puasa dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun kelompok kelas 4–6 putri melaksanakan kegiatan di Graha MI Literasi Miftahul Huda bersama Ibu Ifah Milatul Azhar. Materi keputrian difokuskan pada fiqih Ramadhan bagi muslimah, termasuk pembahasan tentang haid dan puasa, tata cara mengganti puasa (qadha), serta adab menjaga kehormatan dan ibadah di bulan suci.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, terarah, dan penuh antusiasme. Panitia juga melakukan dokumentasi serta evaluasi harian sebagai bahan refleksi untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya. Dengan pendekatan praktik langsung dan pembagian kelompok yang terstruktur, Pesantren Ramadhan di MI Literasi Miftahul Huda tidak hanya menekankan aspek teori, tetapi juga pembiasaan dan keterampilan ibadah.
Melalui kegiatan ini, madrasah berharap mampu mencetak generasi yang tidak hanya memahami ilmu agama secara konseptual, tetapi juga terampil dan percaya diri dalam mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Ramadhan menjadi madrasah terbaik untuk membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ibadah sejak dini.
🟢 Reporter: Tim Jurnalistik MI Literasi Miftahul Huda
📍 Jl. Sumber Ilmu, Sumbernongko, Sumberputih, Wajak
-----------------------------------------------------------------------------
"MADRASAH MAJU BERMUTU MENDUNIA"
MI LITERASI MIFTAHUL HUDA
JALAN SUMBER ILMU SUMBERNONGKO SUMBERPUTIH
KECAMATAN WAJAK KABUPATEN MALANG 65173
JAWA TIMUR - INDONONESIA
#mifdawajak #madrasahliterasi #literasi #gelem #gerakanliterasimadrasah
.png)
.png)
.png)









.jpeg)

.jpeg)
~1.png)


.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)
.png)



